Sambutan

.

.

.

.

PENILAIAN KINERJA KEPALA MADRASAH

Hingga saat ini tersebar instrumen evaluasi kinerja kepala sekolah oleh pengawas yang belum disesuaikan dengan berbagai aturan terbaru yang berkaitan dengan penerapan standar nasional pendidikan. Namun demikian ketika instrumen pengukuran model baru yang kuantitatif  juga belum biasa digunakan sehingga beberapa pengawas menyatakan kesulitan dalam mengolah dan menafsirkan data. Kepiawaian menafsirkan data merupakan salah satu kunci sukses melakukan pengukuran dalam menetapkan standar.  Kinerja yang dinyatakan atau sangat baik itu perlu diperjelas ukurannya. Setiap pengukuran memiliki kriteria, sepertsani seorang guru menyatakan siswa tuntas jika mencapai kriteria nasional 7,5. Di bawah ini belum mencapai derajat ketuntatasan menurut standar nasional.
Untuk menjebatani peralihan dari konpetensi menilai kinerja kepala sekolah yang sudah dikuasai selama ini, GP menyajikan instrumen yang dimodifikasi dari model terdahulu dengan diadaptasi pada siklus perencanaan, pelaksanaan, evuluasi, dan perbaikan berkelanjutan dengan menggunakan  

Instrumen Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah (2161)